"Jika saat ini hidup anda merasa selalu dalam kesulitan , itu disebabkan anda memaksakan diri untuk menyelesaikannya menurut pola pikir yang anda buat sendiri, serta belum meyakini secara kuat akan pertolongan Allah"
kuncinya : Sertakan Allah dalam setiap denyut nafas kehidupan Anda , niscaya anda akan menmukan solusi dari setiap kesulitan yang Anda hadapi. Sebagaimana janji Allah dalam Qs At Thalaq :4 ,"Dan barang siapa yang bertaqwa kepada Allah , niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam segala urusan".
Jadikan team work anda memiliki motivasi dan spirit profesional dengan kinerja optimal.Dengan diklat berdasarkan best Partice HRD oleh Kank Hari Santoso : Communication Skill, Human Resource Development Management and Service Champions, Motivator Specialist . hub:085730641111
Minggu, 26 Juni 2016
Kamis, 02 Juni 2016
ACHIEVEMENT MOTIVATION SPIRIT COACH Motivasi “Pelayanan Juara” Berbasis Kearifan Lokal
MENDUKUNG PROGRAM
PENINGKATAN MUTU SUMBER DAYA MANUSIA
INDONESIA ABAD 21
ACHIEVEMENT
MOTIVATION SPIRIT COACH
Motivasi “Pelayanan
Juara” Berbasis Kearifan Lokal
ACHIEVEMENT
MOTIVATION SPIRIT COACH
Motivasi “Pelayanan
Juara” Berbasis Kearifan Lokal
Rabu, 01 Juni 2016
Perasaan Rendah Diri dan Kiat Sukses di Kantor
![]() |
| Kank Hari Asean Achievment Motivation Spirit. |
“Saya sih lebih senang “menyendiri” sambil menyelesaikan
pekerjaan saya atau menghadap PC, dari pada harus ikut ikutan ngobrol sana sini
yang nggak jelas. Walaupun saya tahu ini adalah excuse saja dikarenakan memang saya sendiri sejak remaja memang
pemalu dan menarik diri. Lantas bagaimana karir saya kedepan dengan kepribadian
seperti ini. Kank Hari..?”
Perkembangan karir kedepan sangat bergantung pada bagaimana
anda bisa beradaptasi dengan lingkungan kerja, dikarenakan tidak ada
keberhasilan karir yang bisa dicapai seorang diri sekalipun anda mungkin
seorang individual excellence, semua
sangat horizontal dan membutuhkan relationship
skill.
Rabu, 25 Mei 2016
Konsultasi ON AIR Perilaku Karir Profesional Islami: Sabar Membawa Sukses (1)
1.
Tak ada hasil instans , ingin BEP (Balik Modal) cepat ..!
![]() |
| Kank Hari Motivator Islamic Ethic Asean HRD |
“Kank mengapa target
saya dalam satu bulan pertama harus BEP
tidak tercapai..?”
Tergesa gesa memang potensi manusia , “...Wa kana insana ‘ajula”. Dan Manusia
bersifat sangat tergesa gesa. QS al Isra 17 .
Dalam usaha hasrat untuk meraih keuntungan secepatnya memang
menggoda , oleh karena itu balik modal dengan cepat jangan anda jadikan target , dikarenakan pada satu bulan pertama
adalah masa produk/jasa anda baru dikenal . Jika upaya memperkenalkan diri
kurang gencar maka sulit bagi mereka
(konsumen ) untuk kenal apalagi membeli produk jasa anda . Oleh karena itu tetapkan tujuan jangka panjang anda memulai usaha agar anda bisa beradaptasi
dengan tantangan dan perubahan pasar.
Minggu, 22 Mei 2016
Intrik : Waspadai ciri ciri TTM (Teman Tapi Musuh) di Kantor Anda
![]() |
| Kank Hari Asean HRD Motivator |
“Wah hebat apa yang
kamu lakukan tadi bisa membuat orang orang terpesona dengan capaian tim kita..!”
Namun setelah anda tidak bersama dirinya kalimat negatif yang justru keluar
dari mulutnya seperti, “ah dia itu cuma cari
muka saja kepada atasan supaya di perhatikan...!”. Orang seperti ini sangat
sulit terdeteksi sebagai rekan kerja yang baik dikarenakan, seakan akan baik
tapi jutru sebaliknya..! . Beberapa tip berikut ini akan meredam iklim persaingan tidak sehat di perusahaan.
1.
Banggakan
prestasi, bisa datangkan rasa iri
Sabtu, 21 Mei 2016
Tantangan Mukmin C 21 ‘St : Menjadi Rahmatan Lil Alamin di Perusahaan , Mengapa Tidak..?
| Kank Hari Asean HRD Motivator |
“Jika salah satu dari kalian melihat sesuatu yang
mengagumkan dari saudaranya atau dirinya sendiri atau harta nya maka mintalah keberkahan dari Allah. Karena seseungguhnya mata
adalah benar”. HR Ahmad : 15740
Target individual , beban kerja pegawai, key performance indikator
(KPI) dan sasaran kinerja pegawai sering dijadikan alasan bahwa pekerjaan
terfokus pada individual. Namun bagi seorang muslim hablum minannas ( Human
relationship skill) adalah ukuran mutlak
dari keberhasilan ritual ibadah. Lihat saja kaitan iman dan amal shale, shalat dan zakat, puasa dan takwa serta haji
dan perbutan mulia merupakan indikator seorang mukmin tidak hanya boleh
mementingkan ibadahnya ritual saja melainkan harus menjadi rahmatan lil alamin
, memberikan kotribusi postif kepada lingkungan alam sekitar dengan kasih.
Halangan itu tak ada, jika niatnya kuat..
![]() |
| Kank Hari Asean HRD Motivator |
“Setelah mengalami
beberapa krisis keuangan, akhirnya perusahaan ini bisa bangkit dan memipin
pasar”. Ucapan seorang CEO perusahaan akomodasi yang berhasil “turnaround” dari krisis.
Inilah pertanda bahwa sebuah krisis tidak akan mengganjal
sukses karir seseorang, apalagi sampai “membunuh”
sebuah bisnis. Jika diikuti proses keberhasilan mereka, ternyata terletak pada
konsep berpikir pengelola perusahaan dalam menghadapi krisis. Adapun konsep
yang dikembangkan oleh para pebisnis tersebut saat menghadapi krisis 1998 yang sempat saya catat adalah sebagai berikut:
Jumat, 20 Mei 2016
Spirit Profesional : Jangan Bilang Tak Bisa , Jika Belum Mencoba
Dan yakinlah anda
akan segera meraih keberhasilan setelah mengalahkan kesulitan itu. Karena orang
orang sukses justru sudah membuktikannya.
Menanglah Bersaing Di Pasar Kerja..!
![]() |
| Kank Hari Asean HRD Motivator |
Tentu bukan hal yang menyenangkan bagi lulusan S1 setelah
wisuda masih bingung harus bekerja dimana sebagai apa, sehingga menambah daftar panjang angka pengangguran terdidik di
Indonesia. Oleh karena itu bagi para
lulusan perguruan tinggi yang belum kunjung bekerja (sesuai disiplin ilmu) padahal wisuda telah lewat bertahun tahun ada
baiknya mencermati beberapa catatan berikut ini;
1.
Apa yang menghambat anda tidak diterima bekerja
diperusahaan /instansi..?
2.
Susunlah daftar “kegagalan “ proses rekrutmen
dan analisa penyebab kegagalan.?
Ada beberapa hambatan mengapa anda tidak kunjung bekerja
walaupun sudah melamar kesana kemari :
Kamis, 19 Mei 2016
Mukmin Horisontal : Amalan Rahmatan Lil Alamin- Jangan Biarkan Allah Benci Lantaran Lalai urusan Dunia
“Wahai Khalifah Ali,
saya mempunyai saudara (Ashim bin Ziyad) yang hanya berselimut saja dan tidak
mempedulikan dunia termasuk anak dan keluarganya..?”. Kata A’la Bin Ziyad
al Haritsi .
“Undang dia kemari..!”
Ketika Ashim sudah datang beliau menasehati : ‘Wahai orang yang memusuhi diri sendiri,
engkau bisa sakit jiwa dengan perbuatan jelekmu itu. Tidakkah engkau kasihan
dengan istri dan keluargamu yang dalam
kesulitan dan kesempitan akibat ulahmu..?. Tidak kah engkau pikirkan bahwa Allah telah menghalalkan segala sesuatu yang baik
untukmu sementara Allah sangat membencimu lantaran
kamu tidak dapat memanfaatkan peluang (hal –hal yang baik itu)..!”.
Mukmin Horisontal : Amalan Rahmatan Lil Alamin Do’a Kebaikan- Dahulukan Orang Lain
Setiap malam Al Husain (Cucu Rosulullah SAW )selau memperhatikan bagaimana
ibunya Fatimah ra setiap malam berdoa hingga datangnya pagi, namun tidak terdengar dari doa’ tersebut untuk
kepentingan diri sendiri kecuali mendo’akan kebaikan kaum muslimat dan
muslimin. Sehingga al Husain bertanya, “ Wahai ibu, mengapa ibunda tidak
memohon sesuatu apapun buat diri kita , sebagaimana yang ibu mohonkan kepada
Allah bagi orang lain”
“Wahai anakku, kita harus memikirkan tetangga terlebih
dahulu baru kemudian rumah tangga kita”, Jawab Ibunda Fatimah ( Bihar al Anwar
)
Mukmin Horisontal : Amalan Rahmatan lil Alamin - Pintu Syurga terbuka dengan Rumah Megah
Saat Khalifah Syaidina
Ali ra, mengunjungi sahabatnya Ala’ Bin Ziyad di Basrah , beliau terkejut melihat rumah sahabatnya yang sangat
besar dan megah lalu beliau berkata: “Apa
yang engkau lakukan terhadap rumah sebesar
ini ?...di Dunia ini..? Padahal di
akhirat engkau lebih membutuhkan rumah yang jauh lebih megah dri rumah ini.
Jika engkau mau dapatlah engkau mencapai kebahagiaan akheratmu dengan rumah mu ini. Jamulah tamu tamu dan
kuatkanlah tali silaturahmi di rumah
ini, niscaya engkau akan mendapatkan kebahagiaan akhiratmu”. (Najh al Balaghah)
Rabu, 18 Mei 2016
Parenting C 21 ‘st .Membangkitkan Daya Saing Unggul Remaja (Competitive Advantage For Teen)
![]() |
| Momo In |
“Bagi mama/papa yang paling penting kamu bisa masuk sekolah
negeri dan perguruan tinggi negeri , tidak terlalu penting apakah kamu menjadi
juara ini/ juara itu kalau sekolah mu tidak negeri mungkin nasibmu menjadi
tidak lebih baik”. Kata salah satu orang
tua siswa yang putranya mengalami penurunan nilai akademik dan tidak lolos
SNMPTN.
Kendala yang dihadapi remaja adalah ketidak berdayaan
menghadapi orang tua yang selalu
berpikir bahwa prestasi akademik adalah segalanya, dikarenakan lingkungan
sekitar memang menunjukkan fakta yang demikian. Sementara anak memiliki mimpi ,
minat dan talent yang dikarenakan tidak diakomodasi interst nya menjadi mengembangkan “mekanisme ego” membangkang, melawan, atau menentang sehingga
kedua prestasi yang semestinya bisa diraih menjadi dua duanya tidak
berprestasi.
Selasa, 17 Mei 2016
Positioning MBS Pendidikan Prestasi dan Karakter (1): Kembangkan Potensi Unik Anak Didik
Menilai keberhasilan proses pembelajaran memang beragam
ukurannya, sekolah bisa dikatakan sukses mencetak peserta didik memiliki
prestasi semestinya relatif ukurannnya. Ada sekolah yang pantas difavoritkan
karena seluruh lulusannya berhasil melanjutkan kejenjang berikutnya berkat
prestasi akademik yang telah diraihnya. Misalnya prosentase tinggi lulusannya yang diterima di sekolah negeri
atau perguruan tinggi negeri. Sehingga sekolah dianggap sukses memberikan jalan
mulus melalui proses mencetak prestasi
akademik bagi perjalanan karir pendidikan peserta didik .
Namun sekolah juga
patut dihargai jika menegakkan integritas sekolahnya melalui pembentukan mengembangkan
potensi keberkatan siswa sehingga mencapai prestasi tingkat nasional maupun
internasional. Meskipun mungkin saja belum banyak lulusan yang memiliki prestasi akademik
yang membanggakan dikarenakan lebih berprestasi dibidang non akademik. Atau bagaimana sebuah sekolah mempertahankan karakter
peserta didik , seperti jujur , berakhlak dan akhlak mulia sebagai positioning manajemen berbasis sekolah
(MBS).
Qur’an Penyembuhan (1) : Indikator Perilaku Agar Hidup Lebih Bahagia (Sub Conciousness Healing)
![]() |
| Kank Hari Asean HRD Motivator |
1.
Jika anda mudah cemas dan berkeluh kesah,
pertanda shalat harus lebih istiqomah.
Janganlah pelit bersedekah justru disaat mendapat kelimpahan rezeki,
karena potensi pelit justru muncul saat uang makin bertambah, dan jangan mudah
berkeluh kesah saat ditimpa kemalangan karena keluh kesah anda tidak akan
pernah mengubah keadaan, berkeluh kesah kepada semua orang hanya membuka
kepedihan dan hanya menjatuh harga diri sendiri. Resah ,
cemas dan keluh kesah obatnya hanya ada pada istiqomahnya sholat simak Al Ma’arij 20-22
Senin, 16 Mei 2016
Promosi Jabatan: Jangan Malu Pamer Prestasi
![]() |
| Kank Hari Asean HRD Motivator |
Seperti halnya ketika anda ditanya tentang merk apa yang
anda ingat tentang ponsel, dan anda menyebut Samsung itulah Top Of Mind, merk yang pertama kali anda
sebutkan. Demikian juga manager anda
ketika ditanya tenatang siapa yang pantas dipromosikan , jika diijinkan
pemakaian istilah “top of mind” untuk karir orang
yang pertama kali disebutkannya adalah orang yang dianggap pantas pertama kali
untuk disebutkan. Bagaimana agar menjadi Top Of Mind bagi manager Anda , berikut catatannnya:
1.
Jangan malu
pamer prestasi, sales promotion. Karena jika atasan tidak
tahu prestasi yang anda raih terutama setelah memberikan kontribusi omzet
individual yang telah anda capai, konsep ideal yang sukses diimplemantasikan
dsb. Bagaimana mungkin anda mendapat
perhatian, penghargaan, pengakuan dan tentu saja promosi jabatan jika atasan
tidak mendapat pengetahuan yang cukup tentang anda atau belum mengenal anda.
Mulailah untuk berani berinisiatif pamer prestasi, karene jauh dilubuk hati
yang terdalam anda sebenarnya ingin mendapatkan apresiasi dari prestasi yang
anda raih.
Minggu, 15 Mei 2016
7 Kiat Membangun Citra Diri Positif dalam Kegagalan
“Penampilan makin
lusuh, wajah makin berkerut nampak kalau menjadi orang susah, dan pandangan
nanar ketika diajak berbicara, membuat saya makin bingung harus bagaimana kank
Hari, saat menghadapi sahabat lama pada acara reuni dikarenakan saya mengalami
kesulitan ekonomi/kegagalan bisnis ..? Kata orang uang membuat orang percaya
diri demikian juga sebaliknya!”.
Bukan hal mudah menjawab pertanyaan anda dikarenakan “penampilankusut
‘anda lebih banyak disebabkan faktor
psikis daripada faktor fisik semata. Namun satu prinsip yang harus anda pegang
teguh bahwa ,”menjadi pengusaha, gagal
itu lumrah..! “Jika anda mau merenung lebih dalam rata rata para pengusaha yang
sukses dapat dipastikan sering kali mendapatkan kegagalan bahkan lebih dari dua
tiga kali. Jika kegagalan mendatangkan bencana maka tak da lagi pengusaha yang
sukses”. Selama keyakinan para prinsip ini dapat anda pegang teguh dapat
dipastikan akan lebih mudah mempercantik penampilan fisik anda sehingga
mendatangkan keberuntungan.
Sabtu, 14 Mei 2016
Strategi Menanamkan Nilai Nilai Pancasila Sejak Dini Kepada Peserta Didik
“Kank Hari, jika Pancasila hanya sebatas hafalan akan sulit
menginternal pada kehidupan anak didik , sehingga anak anak makin jauh dari falsafah
Pancasila sebagai way of life warga
negara. Walau sikap mental Pancasila
belum menjadi ukuran kompetensi
kelulusan bagaimana agar peserta didik mengerti arti Pancasila dan menjadi
nilai kehidupan sehari hari ..?”
Menanamkan Pancasila kepada
peserta sejak dini erat kaitannya dengan pembangunan sikap mental positif terhadap
nilai nilai yang terkadung didalam Pancasila. Oleh karena itu mempersiapkan ukuran
keberhasilan sikap mental Pancasila sebagai pembiasaan dan pembentukan karakter
siswa sanagat penting .
Diperlukan seperangkat alat ukur sederhana
yang menjadi pedoman pelaksanaan program pembentukan karakter sikap mental
Pancasila, sebagai berikut :
Jumat, 13 Mei 2016
Gagasan Strategi Pendidikan Budi Pekerti membentuk Karakter Peserta Didik dan Citra Sekolah
“ Kank , mungkinkah
pendidikan budi pekerti dihidupkan kembali untuk memperbaiki mentalititas
peserta didik, lantas bagaimana penerapannya agar efektif..?”
Ketika berbicara budi pekerti tidak boleh terlepas dari
pendidikan akhlak, dengan demikian pendidikan budi pekerti bukan seperangkat
materi yang harus diajarkan dengan memaksa masuk kedalam kurikulum , sehingga
makin membingungan penerapan dan pelaksanaannya di sekolah. Mengapa demikian..?,
karena pendidikan sebenarnya adalah contoh perilaku akhlak dari pendidik kepada
peserta didik, yang diwujudkan dari pembiasaan dan pengalaman sehari hari dalam
proses pembelajaran.
Mental Wirausaha : Bangkit dari Kegagalan, Hadapi Ketidak Pastian
“Setelah saya jatuh
dan mengalami kebangkrutan, hingga harus menahan hutang besar, Kank Hari !.
Saya seperti orang gila , namun ketika melihat anak anak dan istri saya yang
sabar , saya bertekad keadaan ini tidak boleh berlarut larut. Saya mulai dari
nol dengan menghubungi pengrajin satu demi satu perlahan tapi pasti roda usaha
saya mulai berputar’. Kata seorang pengusaha bidang ekspor impor kepada
saya beberapa waktu lalu.
Nasehat panjang yang saya dapatkan dari beliau inilah saya
tulis menjadi kesimpulan yang saya
rangkai untuk anda:
Kamis, 12 Mei 2016
Budaya MALU Mendongkrak Peningkatan Implementasi Mutu Lembaga Pelayanan Publik di Jawa Timur
Sepuluh budaya malu terpampang dengan jelas disebuah baner
dekat bagian informasi layanan publik Rumah Sakit Mata Jawa Timur di kawasan Gayung Sari: “MALU Terlambat masuk kantor, Malu tidak ikut
Apel , MALU Tidak Masuk Kerja Tanpa
Alasan dan MALU MALU yang lain. Untuk menujukkan bahwa SKPD bersangkutan benar
benar komitmen dan menjujung tinggi
profesionalitas dalam melakukan pelayanan pubik.
Sebagai Motivator MSDM Indonesia tentu hal tersebut membuat saya
sangat terharu. Apalagi setelah mendapat pengalaman pelayanan yang menyenangkan
dari rumah sakit tersebut, semuanya
terukur, fairness, akuntable dan
menyenangkan..!.
Saya mencoba melambungkan angan untuk mengkaitkan apa yang
saya lihat , saya rasakan dan saya alami dengan
mutu layanan publik berdasarkan
implementasi kualitas layanan. Dimana professional value sebagai prinsip layanan dapat menciptakan
panduan implementasi tindakan nyata tugas pelayanan secara bermutu dari seluruh individu di
dalam sebuah tim dari SKPD bersangkutan.
Tentu hal ini terobosan yang patut
ditiru oleh SKPD lain dalam tugas tugas pelayanan publik.
Remunerasi Tidak Terkait dengan Mutu Peningkatan Pelayanan Publik
“Meskipun tidak ada
honor proyek tapi dengan tunjangan remunerasi
saya pikir cukup buat hidup lebih layak...”. Begitulah disampaikan
salah satu pejabat ASN kepada saya saat
sedang mendiskusikan program peningkatan
kapasitas kompetensi pejabat ASN . Namun benarkan tunjangan kinerja (remunerasi)
dapat serta merta meningkatkan mutu pelayanan publik,...nanti dulu.... Inilah
kira kira mengapa remunerasi ASN tidak
terkait langsung dengan peningkatan pelayanan publik apalagi kepuasaan
masyarakat:
Senin, 09 Mei 2016
9 Prinsip Mendatangkan Profit Tanpa Batas
1.
Mental
Pelayanan
“Jangan hanya berpikir
apa yang bisa anda dapat dari pelanggan, tetapi temukan formula untuk bagaimana
memberikan yang terbaik untuk pelanggan”.
2. Konsumen
loyal datangkan uang
“Efesiensi bukan
pengurangan hak karyawan dan penghematan biaya operasional tapi perhatikan
bagaimana menjaga loyalitas konsumen, konsumen yang loyal mendatangkan
uang”.
3. Jangan
anggap sepele kepergian pelanggan
“Walau jumlah konsumen
masih banyak, namun jika konsumen kecewa dan pergi karena buruknya pelayanan
bisa mendatangkan musibah bagi perusahaan. Mereka akan menjadi penghalang bagi
datangnya pelanggan baru”.
8 Sifat Dasar Keterampilan Memimpin
Pemimpin yang baik
adalah pemimpin yang dapat memberikan arah kepada teamnya untuk mencapai
sasaran dengan pembagian kewenangan yang tepat. Berikut ciri ciri pemimpin itu
1.
Tidak dipikul sendirian
Peran
pemimpin adalah membagi setiap elemen organisasinya untuk menjalankan peran
masing masing secara optimal, oleh karena itu miliki kemampuan pendelegasian
tugas dan kewenangan dengan ukuran dan
tanggung jawab yang harus diemban masing masing team.
Menyambut Indonesia Merdeka 2016 : 7 Alasan Mengapa Evaluasi Kinerja Tahunan SKPD Tidak Efektif
1.
Evaluasi hanya berfokus pada daya serap
anggaran yang telah dibuat tahun lalu , sama sekali tidak berbicara efektivitas
kegiatan , citra lembaga di masyarakat dan kepuasan masyarakat.
2. Indikator
kepuasan masyarakat (IKM) hanya sebatas portofolio kelengkapan administrasi ,
bukan di analisa sebagai pijakan rencana
kegiatan berikutnya bahakan tidak memiliki IKM yang akurat.
Jumat, 06 Mei 2016
Solusi Hambatan Karir: Sulit Bergaul Emotional Intellligent –Bukan Genetik
“Saya dulu bukan orang yang pandai berkomunikasi dan agak kuper, kank .
Makanya saya memilih hanya menjadi penjaga counter saat dua tahun yang lalu , tapi setelah resign
menjadi
seorang marketeer saya jadi yakin
bahwa sulit bergaul itu bukan penyakit genetika ‘, Begitulah disampaikan
salah seorang runer up , the best distributor perusahaan jasa
perjalanan..
Jika anda senantiasa
merasa tidak nyaman saat menghadiri reuni dengan sahabat sahabat anda , atau memasuki lingkungan baru dan anda
merasa kesulitan beradaptasi, atau jika anda lebih memilih duduk mojok
menyendiri sambil beruasaha menolak ajakan teman bergaul meskipun dalam hati
anda ingin sekali untuk bergabung bergurau atau bercengkerama, bisa jadi anda
termasuk orang yang sulit bergaul.
Meskipun kesulitan
bergaul bukan karakter paten yang dimiliki seseorang namun kesulitan bergaul
bisa di kikis sedikit demi sedekit menjadi interpersonal
skill dengan cara sebagai berikut.
Solusi Hambatan Karir ; Jangan Takut Disebut Tua
“
Menjadi tua itu adalah
kepastian yang dihadapi semua manusia termasuk orang orang kantoran jadi tidak
mungkin dihindari. Menghindarinya jutru membuat penampilan dan kinerja anda
kian menua. Namun satu hal yang tidak boleh anda lupakan bahwa menjadi tua
semestinya kian dewasa matang dan bijak sana, apapun ujian yang dihadapinya. Bagaimana
agar anda dapat terus “awet muda” dalam penampilan dan berkinerja , berikut
beberapa cara yang bisa membantu anda..?
Selasa, 03 Mei 2016
Tantangan Pendidikan Abad 21 , Mungkinkah “kurikulum” dapat menekan agresivitas anak..?
![]() |
| Kank Hari Santoso , Islamic Asean HRD Motivator and Indonesia Smart Parenting Coach |
Dimasa sekarang ini adalah hal
yang sulit untuk membuat anak patuh tanpa syarat, yang sering terjadi adalah anak sekarang (terkesan ) lebih banyak membantah
dan melawan sementara orang tua dan guru
tidak tahu harus berbuat apa. Meski banyak faktor yang harus diperdebatkan,
namun jika menggunakan kacamata filosofi pendidikan, sesungguhnya fungsi orang
tua dan guru adalah pendidik yang efektif bagi perkembangan karakter mereka .
Persoalannya sudahkah orang tua dan guru
melakukan pendidikan secara efektif..? , efektif disini ketepatan hasil dari
upaya yang telah dilakukan. Artinya seberapa besar upaya yang telah dilakukan orang tua dan guru menerapkan sesuai dengan
prinsip prinsip pendidikan itu, menghasilkan karakter sebagaimana tujuan dari pendidikan itu sendiri. Berikut beberapa perilaku orang tua dan guru
dalam menerapkan proses pendidikan kepada anak anak/peserta didik yang
berkemunkinan anak tidak patuh bahkan agresif.
Minggu, 01 Mei 2016
Membangun Mental Sukses : Meraih Mimpi Momo Indi Professional Teen Model Indonesia
![]() |
| Momo Indi Professional Teen Model Indonesia |
Sebagai orang tua Momo Indi,
saya tidak pernah bermimpi bahwa pada
akhirnya Momo Indi bisa melanglang buana
sampai kebeberapa daerah di wilayah Indonesia, Bekasi, Tangerang Semarang dan hampir seluruh wilayah kab/kota Jawa Timur, untuk sesi pemotretan, baik untuk beberapa principle, event dan Perguruan Tinggi. Di akhir bulan april 2016 ini saja sudah diajak Trans 7 syuting sebagai
aktris untuk program redaksiana.
Mencoba menelusuri
perjalanan Momo Indi sebagai teen
professional model yang juga masih
banyak yang harus diraih, dari
pengamatan saya inilah sikap mental yang dikembangkan Momo Indi selama
ini:
Sabtu, 30 April 2016
Wawancara Spontan Dengan Bpk Indartato , Bupati Pacitan (2014)
![]() |
| Kank Hari Host Ragam Pendidikan |
“Jika
berkenan senang sekali saya bisa wawacara dengan bapak..”,
begitulah “permohonan” saya kepada Bapak Indartato Bupati Pacitan, saat
diundang di rumah dinas Kabupaten Pacitan untuk breakfast bersama pejabat terkait, Sekalipun tidak ada di naskah , saya pikir,
hal ini adalah momen istimewa yang tidak boleh dibiarkan lewat begitu saja.
Maka sambil menikmati hidangan sarapan pagi
yang telah dipersiapkan , bersama crew
TVRI , kami prepare untuk persiapan wawancara dengan Bapak
Bupati Pacitan. Sambil lirik kanan –kiri mencari view yang menarik untuk lokasi wawancara.
Tentu saja kehadiran
kami untuk wawancara dadakan ini menyenangkan bagi saya sekaligus harus didiskusikan dengan ajudan
atau staff tentang materi apa saja yang akan ditanyakan, terkait dengan ketersedian
dan kelengkapan data yang harus disampaikan. Walaupun saat wawancara semuanya
mengalir lancar begitu saja tidak se “sibuk “ yang dibayangkan. Apa yan harus
saya lakukan saat itu:
The Best Practice Parenting Skill : Kiat Memotivasi Anak Tampil Percaya Diri Berpidato (Public Speaking Skill for Kids )
“Kank,
bagaimana sih bisa memiliki anak yang bisa
percaya diri saat berceramah seperti Indi itu...”, Disampaikan seorang ibu beberapa waktu lalu
kepada saya usai mengikuti siraman rohani dimana Indi didaulat menjadi dai’
cilik disebuah hotel.
Berbicara rasa percaya
diri anak sangat bergantung bagaimana cara orang tua memperlakukan anak
bersangkutan alias pola asuh seperti apa yang dikembangkan. Dikarenakan
perlakuan orang tua dan pola asuh yang dikembangkan menentukan bagaimana anak tersebut membentuk rasa
percaya dirinya. Rasa percaya diri anak adalah cara pandang anak terhadap
dirinya sendiri bahwa dia memiliki keyakinan terhadap diri sendiri dan segala
sesuatu yang bisa dilakukannya. Jika dikaitkan dengan kemampuan public speaking anak, maka ada beberapa catatan yang mesti
dilakukan seperti berikut ini:
Cerita Pengalaman Host Broadcasting (TV) : Demam Kamera Saat Pertama Syuting Acara Televisi
![]() |
| Kank Hari Host Ragam Pendidikan TVRI |
Meskipun berhadapan
dengan kamera bukan pertama kali, dikarenakan saat menjadi narasumber sebagai pembicara seminar sering diliput pada
saat acara. Namun jika harus fokus menjadi host sebuah acara televisi dan langsung berhadapan
dengan kamera disaksikan banyak penonton (orang menonton syuting) tentu bisa
membuat grogi tersendiri. (Walaupun bukan tayangan langsung)
Padahal naskah sudah
dihafal , gaya bicara sudah dirancang dan pose sudah ditata, tapi kalau sudah
grogi , bisa diambil gambarnya (take) berulang ulang, yang lupa lah, yang gagal
fokus lah , ada yang ketawainlah dsb,yang berakibat harus ambil gambar berkali
kali kalau hasilnya pingin bagus. Lebih parahnya kalau harus mengulang dari awal disuasana terik, waah bisa –bisa kehilangan
konsentrasi ..!
Langganan:
Komentar (Atom)




















