Sabtu, 21 Mei 2016

Halangan itu tak ada, jika niatnya kuat..


Kank Hari  Asean  HRD Motivator 
“Setelah mengalami beberapa krisis keuangan, akhirnya perusahaan ini bisa bangkit dan memipin pasar”. Ucapan seorang CEO perusahaan akomodasi yang berhasil “turnaround” dari krisis.

Inilah pertanda bahwa sebuah krisis tidak akan mengganjal sukses karir  seseorang, apalagi sampai “membunuh” sebuah bisnis. Jika diikuti proses keberhasilan mereka, ternyata terletak pada konsep berpikir pengelola perusahaan dalam menghadapi krisis. Adapun konsep yang dikembangkan oleh para pebisnis tersebut saat menghadapi krisis 1998  yang sempat saya catat adalah sebagai berikut:




1.       Miliki harapan yang lebih baik dimasa depan.

“Bagi kami masih tetap berharap bahwa masa depan akan lebih baik walaupun saat ini kondisi masih sulit”.  

Tujuan akhir ibarat sebuah gambaran garis finish yang membuat para peserta lomba lebih bersemangat mencapainya.

2.      Bemanfaatlah untuk orang lain, walau belum  terlihat keuntungan

“Kalau hanya berfikir keuntungan diera sulit seperti ini rasanya tidak mungkin namun dengan terus me maintenance pelanggan lama dan menyelenggarakan program program pemberdayaan masyarakat. Saya yakin mereka akan berpihak kepada kami usai kris berlalu”.

Dengan berorientasi pada kebermanfaatan orang lain anda mendapatkan beragam informasi kebutuhan, kecemasan, keinginan dan keterikatan batin dengan masyarakat.

3.       Jangan takut rugi

“ Saya lebih memilih untuk mempertahankan karyawan dengan melakukan berbagai penghematan, mereka rela beberapa tunjangan di tahan asal bisa tetap bekerja disaat krisis“.
   
Beberapa langkah panik biasanya dilakukan saat krisis dengan langsung mengikis habis karyawan sebagai tindakan pertama padahal masih banyak hal hal lain yang bisa dilakukan untuk penghematan. Ketakutan akan sesuatu yang belum terjadi sering membuat orang tidak berani mengambil resiko.

4.        Syukuri apa yang sudah kau raih

“  Walau saat ini kami mengalami kesulitan, namun saya masih tetap bersyukur atas berkah Tuhan yang pernah kami terima”.


Dengan memikirkan dan mensyukuri kembali apa yang sudah pernah anda raih akan mambuat anda lebih percaya  diri bahwa anda pernah sukses. Ibarat  kaca spion , dengan melihatnya anda akan lebih berhati hati saat akan belok atau menyalip , demikian juga dengan saat anda hendak mengambil langkah kritis saat pengambilan keputusan keluar dari krisis.  Bersambung 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar