Sabtu, 30 April 2016

Wawancara Spontan Dengan Bpk Indartato , Bupati Pacitan (2014)


Kank Hari Host Ragam Pendidikan
“Jika berkenan senang sekali saya bisa wawacara dengan bapak..”, begitulah “permohonan” saya kepada Bapak Indartato Bupati Pacitan, saat diundang di rumah dinas Kabupaten Pacitan untuk breakfast bersama pejabat terkait,  Sekalipun tidak ada di naskah , saya pikir, hal ini adalah momen istimewa yang tidak boleh dibiarkan lewat begitu saja.

 Maka sambil menikmati hidangan sarapan pagi yang telah dipersiapkan , bersama   crew  TVRI   , kami  prepare untuk persiapan wawancara dengan Bapak Bupati Pacitan. Sambil lirik kanan –kiri mencari view yang menarik untuk lokasi wawancara.

Tentu saja kehadiran kami untuk wawancara dadakan ini menyenangkan bagi saya  sekaligus harus didiskusikan dengan ajudan atau staff tentang materi apa saja yang akan ditanyakan, terkait dengan ketersedian dan kelengkapan data yang harus disampaikan. Walaupun saat wawancara semuanya mengalir lancar begitu saja tidak se “sibuk “ yang dibayangkan. Apa yan harus saya lakukan saat itu:

The Best Practice Parenting Skill : Kiat Memotivasi Anak Tampil Percaya Diri Berpidato (Public Speaking Skill for Kids )


“Kank, bagaimana sih bisa memiliki anak yang bisa  percaya diri saat berceramah seperti Indi itu...”,  Disampaikan seorang ibu beberapa waktu lalu kepada saya usai mengikuti siraman rohani dimana Indi didaulat menjadi dai’ cilik disebuah hotel.

Berbicara rasa percaya diri anak sangat bergantung bagaimana cara orang tua memperlakukan anak bersangkutan alias pola asuh seperti apa yang dikembangkan. Dikarenakan perlakuan orang tua dan pola asuh yang dikembangkan menentukan  bagaimana anak tersebut membentuk rasa percaya dirinya. Rasa percaya diri anak adalah cara pandang anak terhadap dirinya sendiri bahwa dia memiliki keyakinan terhadap diri sendiri dan segala sesuatu yang bisa dilakukannya. Jika dikaitkan dengan kemampuan public speaking anak,  maka ada beberapa catatan yang mesti dilakukan  seperti berikut ini:

Cerita Pengalaman Host Broadcasting (TV) : Demam Kamera Saat Pertama Syuting Acara Televisi


Kank Hari Host Ragam Pendidikan TVRI

Meskipun berhadapan dengan kamera bukan pertama kali, dikarenakan saat menjadi narasumber  sebagai pembicara seminar sering diliput pada saat acara. Namun jika harus fokus menjadi host  sebuah acara televisi dan langsung berhadapan dengan kamera disaksikan banyak penonton (orang menonton syuting) tentu bisa membuat grogi tersendiri. (Walaupun bukan tayangan langsung)

Padahal naskah sudah dihafal , gaya bicara sudah dirancang dan pose sudah ditata, tapi kalau sudah grogi , bisa  diambil gambarnya (take)  berulang ulang, yang lupa lah, yang gagal fokus lah , ada yang ketawainlah dsb,yang berakibat harus ambil gambar berkali kali kalau hasilnya pingin bagus. Lebih parahnya kalau harus mengulang dari  awal disuasana terik, waah bisa –bisa kehilangan konsentrasi ..!