Jumat, 06 Mei 2016

Solusi Hambatan Karir ; Jangan Takut Disebut Tua


Saya khawatir,  karir saya memang tidak mungkin meningkat sementara usia saya menjadi semakin tua , lantas bagaimana agar saya tetap memiliki vitalitas dan berkinerja, kank..?

Menjadi tua itu adalah kepastian yang dihadapi semua manusia termasuk orang orang kantoran jadi tidak mungkin dihindari. Menghindarinya jutru membuat penampilan dan kinerja anda kian menua. Namun satu hal yang tidak boleh anda lupakan bahwa menjadi tua semestinya kian dewasa matang dan bijak sana, apapun ujian yang dihadapinya. Bagaimana agar anda dapat terus “awet muda” dalam penampilan dan berkinerja , berikut beberapa cara yang bisa membantu anda..?


1.         Bersyukurlah dengan usia anda, karena sudah melewati perjalanan hidup dengan penuh makna. Tak usah risaukan keriput wajah dengan mencoba aneka krim atau kosmetik yang membuat anda kelihatan semakin tua karena perasaan cemas akibat takut menjadi tua.

2.       Bergembiralah terhadap capaian yang sudah anda dapatkan, kecemasan dan harapan yang berlebihan,berkeinginan untuk mendapatkan hal yang tidak anda miliki akan memcepat proses penuan pada sel sel otak dikarenakan anda dilanda stress dan kecemasan yang tidak perlu. Jika hal ini anda teruskan justru akan mempercepat proses penuaan anda dalam arti sebenarnya, karena dapat menimbulkan penyakit fisik  akibat ketidakstabilan emosi.

3.       Berikan kesempatan bagi yang lebih muda untuk berkarya. Dengan anda membebaskan diri dari ambisi yang tidak mungkin anda gapai anda akan lebih bebas menikmati kehidupan. Kemempuan anda untuk ikhlas membimbing menjadi mentor dan pendamping bagi yang muda untuk berhasil secara tidak langsung akan memprkuat harga diri anda dan kebermaknaan hidup. dengan demikian hidup anda tidak merasa hampa (meaningless sindrom) serta membuat rekan kerja yang lebih muda menghargai anda, serta senang bergaul bersama anda.    

Jadilah orang tua yang bijak yakni yang dapat menikmati serta mampu menjalani  hari tua secara bajik..
Secara filosofi Allah berfirman dalam


Mengapa kamu tidak menempuh jalan yang menanjak ?, Tahukah kamu apakah jalan menanjak itu ?. Yaitu membebaskan seseorang dari perbudakan atau memberi makan orang lain saat kelaparan atau memberi makan anak yatim yang masih kerabat atau memberi  makan orang yang sangat miskin”. Al  Qur’an Surat Al Balad 11-16

Tidak ada komentar:

Posting Komentar