Jumat, 20 Mei 2016

Menanglah Bersaing Di Pasar Kerja..!


Kank Hari Asean HRD Motivator 
Tentu bukan hal yang menyenangkan bagi lulusan S1 setelah wisuda masih bingung harus bekerja dimana sebagai apa, sehingga menambah  daftar panjang angka pengangguran terdidik di Indonesia. Oleh  karena itu bagi para lulusan perguruan tinggi yang belum kunjung bekerja (sesuai  disiplin ilmu)  padahal wisuda telah lewat bertahun tahun ada baiknya mencermati beberapa catatan berikut ini;

1.       Apa yang menghambat anda tidak diterima bekerja diperusahaan /instansi..?
2.       Susunlah daftar “kegagalan “ proses rekrutmen dan analisa penyebab kegagalan.?
Ada beberapa hambatan mengapa anda tidak kunjung bekerja walaupun sudah melamar kesana kemari :


1.       Perusahaan memang tidak membutuhkan kompetensi, lulusan  prodi yang anda punyai dikarenakan tenaga kerja yang dicari spesifikasinya memang berbeda dengan atribut yang anda miliki.  Oleh karena itu jangan terlalu bersedih mulailah lebih jeli dalam melamar pekerjaan sesuai spesifikasi yang dibutuhkan , agar anda diperhitungkan.

2.       Bisa saja perusahaan memang benar benar tidak tahu mutu kompetensi dan keahlian serta prestasi  yang anda miliki  karena memang anda tidak mencatumkan pencapaian yang telah anda raih untuk itulah dalam menulis surat lamaran ada baiknya mencatumkan peraihan prestasi lengkap dengan portofolionya.

3.       Perusahaan  belum bisa melihat keuntungan dengan kehadiran anda bekerja menjadi karyawannya dikarenakan anda gagal “menjual diri” saat wawancara. Oleh karena itu miliki kemampuan diri untuk meyakinkan perusahaan bahwa anda membawa keberuntungan bagi perusahaan. Pertanyaan yang biasanya diajukan pewawancara adalah: “Apa untungnya jika perusahaan ini  mempekerjakan anda..?”
4.       Perusahaan sulit menentukan pilihan karena kualitas hampir setara. Bisa saja perusahaan harus memilih skala prioritas dalam menentukan pilihan untuk memilih kandidat yang paling utama dipilih sementara kebutuhan pemenuhan SDM sudah mendesak. Dapat dipastikan yang “paling berkesan” yang mendapat prioritas pertama.

5.       Tidak yakin dengan “performance” anda saat wawancara kendatipun dalam seleksi administrasi ,  test psikologi ,wawancara atau simulasi anda memiliki skor tertinggi . Bisa jadi calon  atasan langsung  tidak klik  dengan anda, lantaran belum terjalinnya personal chemestry yakni  kesesuaian kepribadian dengan sifat pekerjaan yang bakal anda hadapi.  

6.       Perusahaan berpikir ulang tentang anda yang bisa saja dianggap terlalu ideal dibandingkan dengan budaya dan kebiasaan kerja  yang sudah berkembang di perusahaan sehingga mereka khawatir kehadiran anda justru merusak suasana kerja yang sudah terbentuk bertahun tahun.

Keberhasilan anda untuk meraih profesi karir impian memang sangat tergantung pada pemahaman anda terhadap hambatan hambatan apa yang mambuat anda pantas diterima diperusahaan. Dengan memahami catatan ini diharapkan anda dapat mempersiapakan diri lebih baik masa depan karir profesi anda..



Tidak ada komentar:

Posting Komentar