![]() |
| Kank Hari Asean HRD Motivator |
Seperti halnya ketika anda ditanya tentang merk apa yang
anda ingat tentang ponsel, dan anda menyebut Samsung itulah Top Of Mind, merk yang pertama kali anda
sebutkan. Demikian juga manager anda
ketika ditanya tenatang siapa yang pantas dipromosikan , jika diijinkan
pemakaian istilah “top of mind” untuk karir orang
yang pertama kali disebutkannya adalah orang yang dianggap pantas pertama kali
untuk disebutkan. Bagaimana agar menjadi Top Of Mind bagi manager Anda , berikut catatannnya:
1.
Jangan malu
pamer prestasi, sales promotion. Karena jika atasan tidak
tahu prestasi yang anda raih terutama setelah memberikan kontribusi omzet
individual yang telah anda capai, konsep ideal yang sukses diimplemantasikan
dsb. Bagaimana mungkin anda mendapat
perhatian, penghargaan, pengakuan dan tentu saja promosi jabatan jika atasan
tidak mendapat pengetahuan yang cukup tentang anda atau belum mengenal anda.
Mulailah untuk berani berinisiatif pamer prestasi, karene jauh dilubuk hati
yang terdalam anda sebenarnya ingin mendapatkan apresiasi dari prestasi yang
anda raih.
2.
Pamerkan disaat yang tepat, moment o truth. Pamer memang tidak boleh sembarang pamer karena
jika pamer prestasi sembarangan bisa mendatangkan permusuhan bagi rekan kerja
yang lainnya dan tidak berdampak pada promosi jabatan kecuali permusuhan dan
bisa jadi memunculkan pencurian ide dan bahkan penjegalan. Temukan saat saat yang tepat (momen of truth) dimana anda bisa diingat
langsung oleh top manager untuk dipromosikan atau saat penilian kinerja atau
saat pencarian kandidat. Sehingga saat yang tepat itu membuat anda termasuk
orang yang diperhitungkan.
3.
Bangun
kesan professional, personal image. Bagaimana
pun kesan itu bisa berati cermin dari kenyataan, oleh karena itu ciptkanlah
kesan profesional anda dengan kenyataan kinerja yang sebenarnya. Ambil contoh
datanglah setengah jam atau lima belas menit lebih awal dari jadwal meeting,
bantulah atasan untuk mempersiapkan presentasi jika memang sepertinya dia
kerepotan untuk mensetting perangkat komputerny dsb. Sangat boleh jadi anda
akan menjadi sosok yang diingat bukan karaywan /staff biasa.
4.
Kembangkan
keahlian unik anda, Unique selling
proportions. Bisa saja keahlian
anda itu presentasian skill, atau promotion skill atau kecakapan dalam ICT dsb.
Keunikan inilah yang mambuat atasan ingat anda, dikarenakan anda indentik dengan
keterampilan unik yang anda miliki. Sehingga ketika ada peluang untuk memanfaatkan
kemampuan tersebut andalah pertama kali yang menjadi sasaran yang diplih untuk membantunya.
5.
Dibicarakan
oleh para atasan, word of mouth.
Citra diri anda meningkat ketika anda menjadi bahan pembicaraan para senior
atau atasan dikarenakan kemaampuan presentasian skill anda, kepribadian yang
baik, ringan tangan membantu keberhasilan acara dengan tulus dsb. Pembicaraan
dari mulut kemulut dikarenakan reputasi
anda akan memperkuat “brand image diri anda.
Lakukan interpersonal skill yang baik dengan senior atau atasan dengan
tulus sehingga mereka menjadi sosok yang meng advocay anda disaat ada promosi
jabatan.
Pemer kemampuan bukan dosa jadi
mengapa anda harus malu...?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar