Senin, 16 Mei 2016

Promosi Jabatan: Jangan Malu Pamer Prestasi


Kank Hari Asean HRD Motivator
Seperti halnya ketika anda ditanya tentang merk apa yang anda ingat tentang ponsel, dan anda menyebut Samsung itulah Top Of Mind, merk yang pertama kali anda sebutkan.  Demikian juga manager anda ketika ditanya tenatang siapa yang pantas dipromosikan , jika diijinkan pemakaian istilah  “top of mind”  untuk karir   orang yang pertama kali disebutkannya adalah orang yang dianggap pantas pertama kali untuk disebutkan.  Bagaimana agar    menjadi Top Of Mind bagi manager  Anda , berikut catatannnya:

1.       Jangan malu pamer prestasi, sales promotion. Karena jika atasan tidak tahu prestasi yang anda raih terutama setelah memberikan kontribusi omzet individual yang telah anda capai, konsep ideal yang sukses diimplemantasikan dsb.  Bagaimana mungkin anda mendapat perhatian, penghargaan, pengakuan dan tentu saja promosi jabatan jika atasan tidak mendapat pengetahuan yang cukup tentang anda atau belum mengenal anda. Mulailah untuk berani berinisiatif pamer prestasi, karene jauh dilubuk hati yang terdalam anda sebenarnya ingin mendapatkan apresiasi dari prestasi yang anda raih. 


2.       Pamerkan  disaat yang tepat, moment o truth. Pamer memang tidak boleh sembarang pamer karena jika pamer prestasi sembarangan bisa mendatangkan permusuhan bagi rekan kerja yang lainnya dan tidak berdampak pada promosi jabatan kecuali permusuhan dan bisa jadi memunculkan pencurian ide dan bahkan penjegalan.  Temukan saat saat yang tepat (momen of truth) dimana anda bisa diingat langsung oleh top manager untuk dipromosikan atau saat penilian kinerja atau saat pencarian kandidat. Sehingga saat yang tepat itu membuat anda termasuk orang yang diperhitungkan.

3.       Bangun kesan professional, personal image. Bagaimana pun kesan itu bisa berati cermin dari kenyataan, oleh karena itu ciptkanlah kesan profesional anda dengan kenyataan kinerja yang sebenarnya. Ambil contoh datanglah setengah jam atau lima belas menit lebih awal dari jadwal meeting, bantulah atasan untuk mempersiapkan presentasi jika memang sepertinya dia kerepotan untuk mensetting perangkat komputerny dsb. Sangat boleh jadi anda akan menjadi sosok yang diingat bukan karaywan /staff biasa.

4.       Kembangkan keahlian unik anda, Unique selling proportionsBisa saja keahlian anda itu presentasian skill, atau promotion skill atau kecakapan dalam ICT dsb. Keunikan inilah yang mambuat atasan  ingat anda, dikarenakan anda indentik dengan keterampilan unik yang anda miliki.   Sehingga ketika ada peluang untuk memanfaatkan kemampuan tersebut andalah pertama kali yang menjadi sasaran yang diplih  untuk membantunya.

5.       Dibicarakan oleh para atasan, word of mouth. Citra diri anda meningkat ketika anda menjadi bahan pembicaraan para senior atau atasan dikarenakan kemaampuan presentasian skill anda, kepribadian yang baik, ringan tangan membantu keberhasilan acara dengan tulus dsb. Pembicaraan dari mulut kemulut dikarenakan  reputasi anda akan memperkuat “brand image diri anda.  Lakukan interpersonal skill yang baik dengan senior atau atasan dengan tulus sehingga mereka menjadi sosok yang meng advocay anda disaat ada promosi jabatan.


Pemer kemampuan bukan dosa jadi mengapa anda harus malu...?  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar