Rabu, 25 Mei 2016

Konsultasi ON AIR Perilaku Karir Profesional Islami: Sabar Membawa Sukses (1)


1.      
Kank Hari Motivator Islamic Ethic Asean HRD 
Tak ada hasil instans , ingin BEP  (Balik Modal) cepat ..!

“Kank mengapa target saya dalam satu   bulan pertama harus BEP tidak tercapai..?”

Tergesa gesa memang potensi manusia , “...Wa kana insana ‘ajula”. Dan Manusia bersifat sangat tergesa gesa. QS al Isra 17 .

Dalam usaha hasrat untuk meraih keuntungan secepatnya memang menggoda , oleh karena itu balik modal dengan cepat jangan anda jadikan  target , dikarenakan pada satu bulan pertama adalah masa produk/jasa anda baru dikenal . Jika upaya memperkenalkan diri kurang gencar  maka sulit bagi mereka (konsumen ) untuk kenal apalagi membeli produk jasa anda . Oleh karena itu tetapkan tujuan jangka panjang anda memulai usaha agar anda bisa beradaptasi dengan tantangan dan perubahan pasar.


2.       Dengarkan Kebutuhan Pasar

“Kank, apakah dengan memasang iklan di media saja sudah cukup untuk promosi produk..?”
“Wallahu ja’ala lakum ul ardhi bi sathan “ , dan Allah menjadikan Bumi untukmu sebagai hamparan . Qs Nuh: 19

Promosi dimedia itu hanyalah upaya memperkenalkan keberadaan produk atau jasa yang anda tawarkan , namun yang membuat mereka membeli  adalah kebutuhan , keinginan ,dan harapan mereka atas manfaat dari penggunaan produk anda .  Oleh karena itu temuilah secara langsung konsumen anda, dengarkan kritik saran atau kesan atas produk anda. Semakin anda  mendapatkan informasi akurat semakin mudah anda memenuhi harapan dan keinginannya.

3.       Jangan Asal Membuat  Produk Tiruan

“Kank barang KW itu banyak laku, bagaimana kalau saya juga mengembangkan produk tiruan..?”
“Qul laayastawil khabiitsu wal thayibu walau ‘ajaba katsirul khabiitsi ..”. Tidak sama yang buruk dengan yang baik meskipun banyak yang buruk itu menerik hatimu. ..Qs Al -Maidah 100

Sebenarnya tak ada yang benar benar asli di dunia saat ini kalau bukan hasil imitator (meniru) juga rekayasa ulang. Jangka pendek memang bisa untung namun apabila berkitan dengan hak cipta bisa panjang urusannya. Kalau sekedar meniru lantas bagaimana konsumen bisa membedakan anda dengan peniru peniru yang lain alias identitas merk anda tidak dikenal. Meniru mungkin sebagai inspirasi namun reka ulang (inovasi) yang sesuai karakter anda akan memperkuat jati diri anda sebagai pemiliki brand.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar