1.
Tak ada hasil instans , ingin BEP (Balik Modal) cepat ..!
![]() |
| Kank Hari Motivator Islamic Ethic Asean HRD |
“Kank mengapa target
saya dalam satu bulan pertama harus BEP
tidak tercapai..?”
Tergesa gesa memang potensi manusia , “...Wa kana insana ‘ajula”. Dan Manusia
bersifat sangat tergesa gesa. QS al Isra 17 .
Dalam usaha hasrat untuk meraih keuntungan secepatnya memang
menggoda , oleh karena itu balik modal dengan cepat jangan anda jadikan target , dikarenakan pada satu bulan pertama
adalah masa produk/jasa anda baru dikenal . Jika upaya memperkenalkan diri
kurang gencar maka sulit bagi mereka
(konsumen ) untuk kenal apalagi membeli produk jasa anda . Oleh karena itu tetapkan tujuan jangka panjang anda memulai usaha agar anda bisa beradaptasi
dengan tantangan dan perubahan pasar.
2. Dengarkan Kebutuhan Pasar
“Kank, apakah dengan
memasang iklan di media saja sudah cukup untuk promosi produk..?”
“Wallahu ja’ala lakum
ul ardhi bi sathan “ , dan Allah menjadikan Bumi untukmu sebagai hamparan .
Qs Nuh: 19
Promosi dimedia itu hanyalah upaya memperkenalkan keberadaan
produk atau jasa yang anda tawarkan , namun yang membuat mereka membeli adalah kebutuhan , keinginan ,dan harapan
mereka atas manfaat dari penggunaan produk anda . Oleh karena itu temuilah secara langsung
konsumen anda, dengarkan kritik saran atau kesan atas produk anda. Semakin
anda mendapatkan informasi akurat
semakin mudah anda memenuhi harapan dan keinginannya.
3. Jangan Asal Membuat Produk Tiruan
“Kank barang KW itu
banyak laku, bagaimana kalau saya juga mengembangkan produk tiruan..?”
“Qul laayastawil
khabiitsu wal thayibu walau ‘ajaba katsirul khabiitsi ..”. Tidak sama yang
buruk dengan yang baik meskipun banyak yang buruk itu menerik hatimu. ..Qs Al
-Maidah 100
Sebenarnya tak ada yang benar benar asli di dunia saat ini
kalau bukan hasil imitator (meniru) juga rekayasa ulang. Jangka pendek memang
bisa untung namun apabila berkitan dengan hak cipta bisa panjang urusannya.
Kalau sekedar meniru lantas bagaimana konsumen bisa membedakan anda dengan
peniru peniru yang lain alias identitas merk
anda tidak dikenal. Meniru mungkin sebagai inspirasi namun reka ulang
(inovasi) yang sesuai karakter anda akan memperkuat jati diri anda sebagai
pemiliki brand.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar