![]() |
| Kank Hari Asean HRD Motivator |
1.
Jika anda mudah cemas dan berkeluh kesah,
pertanda shalat harus lebih istiqomah.
Janganlah pelit bersedekah justru disaat mendapat kelimpahan rezeki,
karena potensi pelit justru muncul saat uang makin bertambah, dan jangan mudah
berkeluh kesah saat ditimpa kemalangan karena keluh kesah anda tidak akan
pernah mengubah keadaan, berkeluh kesah kepada semua orang hanya membuka
kepedihan dan hanya menjatuh harga diri sendiri. Resah ,
cemas dan keluh kesah obatnya hanya ada pada istiqomahnya sholat simak Al Ma’arij 20-22
2.
Gampang Putus Asa , tanda kurang bersyukur
Hasrat merasa benar sendiri dan mengingkari kenyataan serta berorientasi
menikmati kesenangan adalah potensi manusia ketika memperoleh kemudahan dalam
mendapatkan jabatan kekayaan bahkan
meremehkan makna dekat kepada Tuhan, namun disaat semuanya itu berubah menjadi
musibah maka putus asa akan menghampiri. Simak QS Al Isra 83.
Artinya jika anda gampang putus
asa sangat mungkin anda masih sulit menerima kenyataan disaat mendapat musibah
atau anda terlalu terlena saat
berkelimpahan. Bersegaralah menata hati ...!
3.
Yang anda takuti justru bisa terjadi
Tanpa disadari disaat menghadapi kesulitan anda sering tergesa gesa berpikir dan berkata
pesimis terhadap kondisi yang sedang anda hadapi, padahal kondisi yang lebih buruk bakal
terjadi bisa terjadi karena anda memang menginginkanya melalui pemikiran dan
perkataan pesismis anda tadi. Simak Al Isra 11 . Artinya, dalam kondisi apapun
kendalikan hati untuk senantiasa optimis
baik dalam pikiran maupun perkataan agar kondisi menjadi lebih baik.
4.
Cobaan hidup
untuk ujian loyalitas Ketuhanan
Bukan hanya kesedihan , kemalangan, musibah, peristiwa buruk yang bisa mendorong manusia menjadi kecewa ,
resah ,gelisah dan putus asa .Namun, kesenangan, kewenangan, kegembiraan,
kemudahan dan segala macam keindahan yang bisa membuat manusia kehilangan
kendali dan kesadaran sehingga menjadi
terlena jiwanya mengalamai kehampaan. Kehadiran ujian baik duka maupun suka hanya untuk mengukur siapa
hamba yang mengenal Tuhannya karena kepadanya kelak akan kembali..Simak Anbiya’
: 35

Tidak ada komentar:
Posting Komentar